Musrenbang RKPD 2027 Kotawaringin Timur: Fokus pada Prioritas Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

0
musren20261

Sampit, 26 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Aula Sei Mentaya, Sampit.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., yang menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi, sekaligus menjaring aspirasi masyarakat agar pembangunan tepat sasaran dan berdampak nyata.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 harus adaptif terhadap keterbatasan fiskal, dengan fokus pada program prioritas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Beberapa fokus utama di antaranya adalah pembangunan infrastruktur dasar, pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, serta peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya sinkronisasi perencanaan mulai dari tingkat desa hingga nasional, serta memastikan pokok-pokok pikiran DPRD benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Ribuan Usulan Masuk dalam Perencanaan

Kepala Bapperida Kabupaten Kotawaringin Timur, Dr. Alang Arianto, S.E., M.Si., dalam paparannya menyampaikan bahwa total usulan pembangunan yang masuk mencapai 2.766 usulan dari desa dan kelurahan di 17 kecamatan. Selain itu, terdapat 660 usulan pokok pikiran DPRD serta 23 usulan dari organisasi masyarakat.

Sementara itu, usulan ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 57 usulan telah melalui proses verifikasi dan menghasilkan 41 usulan prioritas.

Seluruh usulan tersebut saat ini dalam tahap verifikasi oleh perangkat daerah teknis guna memastikan kesesuaian dengan kewenangan dan prioritas pembangunan.

Capaian Makro Daerah dan Tantangan Pembangunan

Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa kondisi makro ekonomi Kabupaten Kotawaringin Timur menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi tahun 2025 mencapai 5,82 persen, lebih tinggi dibandingkan provinsi dan nasional. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga berada di angka 74,96, sedikit di atas rata-rata provinsi.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian, seperti tingkat kemiskinan yang masih di atas rata-rata provinsi serta perlunya peningkatan kualitas layanan dasar dan pemerataan infrastruktur.

Penekanan Bupati: Perencanaan Harus Tepat dan Akuntabel

Pada sesi penutupan, Bupati menegaskan beberapa hal penting kepada seluruh perangkat daerah, di antaranya:

  • Program dan kegiatan harus mendukung program strategis nasional dan prioritas provinsi;
  • Penyusunan perencanaan dan penganggaran harus tepat waktu;
  • Prioritas anggaran harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat;
  • Penguatan pengawasan dan akuntabilitas melalui peran APIP.

Bupati juga mengingatkan bahwa tidak semua usulan dapat diakomodasi, sehingga diperlukan prioritas yang terukur dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Hasil Musrenbang: Kesepakatan Bersama

Musrenbang RKPD Tahun 2027 menghasilkan kesepakatan bersama yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani oleh seluruh pemangku kepentingan yang hadir. Kesepakatan ini menjadi dasar dalam penyempurnaan dokumen RKPD Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun 2027.

Dengan terselenggaranya Musrenbang ini, diharapkan perencanaan pembangunan daerah ke depan semakin berkualitas, terarah, dan mampu mewujudkan Kotawaringin Timur yang sejahtera, bermartabat, maju, dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *