Pemkab Kotim Gelar Rakordalev Triwulan III Tahun 2026, Pacu Percepatan Pembangunan Daerah.

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Kegiatan Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2026. Kegiatan strategis ini dilaksanakan di Aula Rumah Jabatan Bupati Kotawaringin Timur, Jalan Jenderal Ahmad Yani Nomor 17, Sampit.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, para Camat, serta kepala bagian terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur.

Evaluasi Kinerja dan Arahan Strategis Pembangunan
Dalam pemaparannya, Plt. Kepala BAPPERIDA Kotim, Rafiq Riswandi, S.T., M.Si., menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja triwulan berjalan.

“Capaian pembangunan Triwulan III 2026 menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap indikator makro, seperti kemiskinan dan inflasi. Rendahnya serapan belanja modal serta beberapa OPD yang masih di bawah 30 persen menuntut percepatan pelaksanaan kegiatan, optimalisasi target Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta intervensi terpadu penanganan stunting demi mencapai target akhir tahun,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BAPENDA Kotim, Rody Kamislam, S.Hut., M.Si., memaparkan kondisi terkini terkait pendapatan daerah.

“Realisasi total pendapatan daerah hingga Oktober 2026 telah mencapai 70,6 persen, didukung oleh transfer pusat yang baik. Namun, sisa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp191,32 miliar dalam waktu 69 hari menuntut strategi khusus. Koordinasi intensif terkait kendala BPHTB, rekonsiliasi BLUD, serta optimalisasi OPD pemungut berkinerja rendah harus segera dipercepat,” ujarnya.

Dari sisi pengelolaan keuangan, Kepala BKAD Kotim, Rihel, S.Sos., menyampaikan laporan terkait capaian anggaran.

“Realisasi anggaran hingga Triwulan III Tahun 2026 mencapai 51,4 persen, sehingga diperlukan percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran pada Triwulan IV. Perangkat daerah diminta menyesuaikan rencana kas, mempercepat penyelesaian administrasi pencairan, serta meningkatkan koordinasi agar target realisasi akhir tahun dapat tercapai secara optimal,” jelas Rihel.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Seksi Bank KPPN Sampit, Marthony Mandra, S.Kom., turut menyampaikan paparan mengenai realisasi penerimaan Dana Desa Triwulan III Tahun 2026.

“Realisasi penyaluran Dana Desa secara nasional telah mencapai 89,89 persen dari total pagu. Karena itu, pemerintah daerah dan pemerintah desa perlu mempercepat pemenuhan persyaratan penyaluran, memastikan validitas data, menyampaikan dokumen tepat waktu, serta meningkatkan koordinasi dengan KPPN agar penyaluran dan pertanggungjawaban Dana Desa berjalan tertib, transparan, dan akuntabel,” pesannya.

Komitmen Penguatan Sinergi
Melalui pelaksanaan Rakordalev ini, Bupati Kotawaringin Timur, H. Halikinnor, S.H., M.M., berharap seluruh perangkat daerah dapat memperkuat sinergi, menggenjot serapan anggaran serta pendapatan daerah, serta mengoptimalkan program prioritas demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur